Tips Jitu Mengasah Skill Copywriting Anda (Part 1)

mengasah skill copywriting
23 Agustus 2016
Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mengasah skill copywriting? Perlukah? Sudah pasti! Setiap perusahaan yang bergerak di dunia digital pasti membutuhkan tenaga ahli dalam membuat content, entah content article untuk insight ataupun kegiatan promosi produk dan jasa dari perusahaan tersebut.

Tapi semua orang pasti memiliki batasannya masing-masing, hal ini juga dialami oleh seorang copywriter.

Seorang copywriter pasti akan mengalami yang namanya titik jenuh atau berada disituasi stuck. Ia akan merasa kemampuannya dalam membuat content seperti itu saja, tidak ada perkembangan.

Walaupun Anda mungkin bukan seorang copywriter, tapi bisa Anda bayangkan situasi tersebut? Ya, sangat menjengkelkan.

Sebenarnya copywriting itu bisa dipelajari dan dikembangkan oleh semua orang, baik dari yang awam sekalipun sampai yang ahli.

Untuk mempelajari, ok. Bisa! Tapi bagaimana dengan mengembangkan dan mengasah skill copywriting saat situasi sedang stuck? Nah, ini nih!

Kebanyakan orang mencari tahu dan terus berpikir sampai akhirnya mereka menyerah mencari informasi yang dibutuhkan.

Jika terus dibiarkan, skill yang telah dimiliki menjadi tumpul dan bisa tidak terpakai lagi. Berbahaya!

Lalu adakah informasi atau tips untuk mengembangkan dan mengasah skill copywriting? Jika Anda bertanya demikian, maka Anda telah berada di artikel yang tepat.

Kali ini Anda akan diberikan banyak tips yang berguna untuk mengembangkan dan mengasah skill copywriting Anda.

Bagian istimewanya adalah semua tips ini pernah diulas oleh ahli copywriting yang telah menerapkannya selama 30 tahun.

Semakin penasaran? Mari kita mulai pembahasannya…

Mengasah Skill Copywriting? Simak Tips Berikut!

Pendiri Feldman Creative, Barry Feldman yang juga seorang ahli copywriting mengatakan bahwa dalam 30 tahun ini ia telah mengasah skill copywriting menjadi pro. Bagaimana ia melakukannya?

Seperti seni dan kerajinan apa pun itu, peningkatan akan terjadi jika melakukan hal ini :

  • Belajar dari yang terbaik, bagaimana mereka melakukan sesuatu.
  • Melatih diri.
  • Mengembangkan style dan kebiasan kerja Anda.

Berikut ada tips yang mungkin sudah pernah Anda dengar sebelumnya, tapi Barry juga tidak mengklaim bahwa ini adalah ide miliknya, kebanyakan tips mengasah skill copywriting ini berasal dari orang-orang yang terbaik dalam bidangnya (copywriter sukses yang memilih untuk berbagi rahasia sukses mereka).

Inspirasi dan Pembelajaran

inspirasi

Mari kita membahas cara mengasah skill copywriting dari seni menulis dimulai – dengan inspirasi.

  • Sebut diri Anda penulis. Katakan. Saya seorang penulis. Tulis dan percaya hal itu. Penulis tidaklah istimewa. Penulis bukan hanya dilahirkan tapi dipelajari. Anda menjadi seorang penulis dengan mengaku menjadi salah satunya.  Resource: If you think you can’t write, you’re wrong
  • Membaca. Anda perlu membaca setiap hari. Baca karya dari penulis yang paling Anda nikmati dan kagumi. Bacalah tentang seni menulis dan segala buku. Untuk menjadi copywriter yang besar, Anda harus memiliki skill untuk menyatukan berbagai genre.
  • Mengambil kursus. Temukan beberapa guru online atau di mana saja dan serap pelajaran dari mereka. Jadikan belajar hal-hal baru sebagai top priority Anda setiap hari.
  • Copy bahan. Bentuk latihan yang mengejutkan ini sering direkomendasikan. Carilah pekerjaan yang bisa membuat Anda menulis dan mulailah tuangkan semuanya dengan mengetik. Ini akan membantu Anda agar dapat berpikir tentang topik apa yang baik untuk ditulis, bahkan akan membantu Anda dalam mengembangkan style Anda sendiri.
  • Membuat jurnal. Jurnaling tidak hanya memaksa Anda untuk menulis, dan juga memberikan Anda ruang untuk menangkap ide-ide Anda.
  • Menulis. Para penulis itu menulis. Tidak peduli apakah Anda payah atau berpikir Anda tidak bisa. Yang perlu dilakukan adalah berlatih. Teruslah berlatih dan Anda tidak akan menjadi payah dalam jangka waktu yang panjang.

Melakukan Penelitian

research

Menulis dan meneliti berjalan secara berdampingan. Anda mungkin berpikir melakukan penelitian hanya akan menjadi hambatan. Tapi tunggu dulu, posisi Anda akan mengalami perubahan yang positif. Aktivitas penelitian ini mungkin bisa menjadi bagian favorit dalam pekerjaan Anda.

  • Buat daftar pertanyaan. Tentukan tujuan dalam penelitian Anda dengan membuat daftar item yang ingin Anda ketahui lebih jauh.
  • Mendengar. Mendengarkan di sini maksudnya adalah sebuah proses penelitian yang di dalamnya terdapat unsur membaca, mengamati, menggali, dan sudah pasti, mendengarkan. Cari dan ikutlah berpartisipasi
  • Menyesuaikan diri dengan expert. Temukan siapa yang terbaik dalam copywriting dan pelajari bagaimana cara mereka berpikir. Ambil quotesnya, catat, dan buat teman-teman baru.

Mengorganisir dan Memulai

bigstock_Staying_Organized_1849701

Bagian tersulit dari semuanya adalah memulai. Tidak terkecuali copywriting, semua ide akan membantu Anda untuk berjalan. Daya tarik adalah segalanya.

  • Deskripsikan pembaca Anda. Apakah Anda tahu dengan siapa Anda berbicara? Bisakah Anda menjelaskan secara rinci? Jika Anda tidak tahu secara persis, bagaimana Anda akan membantu mereka? Jawabannya sudah jelas, tidak bisa.
  • Review sudut pandang Anda. Merangkaklah ke dalam pikiran pembaca Anda sekarang. Rasakan apa yang mereka rasakan. Lihatlah dunia dari sudut pandang mereka dan bersiaplah untuk terhubung.
  • Mengembangkan proposisi nilai Anda. Bersiap untuk menjawab 2-3 pertanyaan ‘mengapa’ berturut-turut sehingga Anda dapat mengartikulasikan secara tepat bagaimana Anda dapat memberikan nilai yang mengubah hidup.
  • Buat list. Garis besar akan sangat membantu. Daftar poin yang Anda butuhkan untuk mencakup semua ide yang ingin Anda sampaikan dan order yang akan dilakukan.
  • Prioritaskan. Sekarang order semua pesan Anda dalam gaya piramida terbalik. Susun dan ikuti dengan rinci urutan kepentingan. Isi bagian bawah dengan informasi latar belakang. Jika Anda perlu meng-cut, Anda bisa melakukannya dari bawah ke atas.
  • Menulis di dalam kepala. Ide bisa muncul begitu saja saat Anda melakukan suatu hal, seperti waktu berjalan, berkendara, atau mandi. Simpan semua yang muncul di kepala Anda.
  • Menulis bagian yang mudah. Apa yang membuat Anda menjadi lambat? Headline? Atau lead? Lompati dulu bagian yang sulit. Lakukan pemanasan dengan mengerjakan bagian yang mudah terlebih dahulu.
  • Muntahkan! Paralis yang menuntut kesempurnaan akan muncul ketika Anda mencoba untuk mengedit satu kalimat pada suatu waktu. Biarkan draft pertama Anda tertulis secara kasaran dan terlihat payah. Muntahkan kata-kata pada sebuah halaman. Anda akan membersihkannya nanti.
  • Menulis untuk teman. Apakah Anda merasa kaku? Tidak perlu khawatir, Anda bisa sharing cerita Anda dengan teman baik.
  • Menyusun sesuai kebutuhan. Tokoh legenda copywriting Eugene Schwartz menulis, “copy itu tidak ditulis. Copy itu disusun.” Jadi temukan potongan-potongan penting pada page dan susun semuanya.

Headline

How-to-write-damn-good-headlines

Tugas utama dari headline adalah agar menarik orang untuk membaca baris berikutnya. Ini adalah jalur paling penting yang akan Anda tulis dan merupakan bagian penting berikutnya dalam membantu Anda dalam mengasah skill copywriting Anda.

Jika headline yang ditulis tidak kuat, maka Anda harus berusaha untuk membuatnya menjadi lebih baik karena itu merupakan satu-satunya jalur agar baris berikutnya dapat dibaca.

Tidak perlu merasa bersalah jika menghabiskan waktu yang lama untuk menentukan headline. Keberhasilan Anda tergantung padanya.

  • Mengungkap benefit. Berikut ini adalah starter cerdas yang klasik. Tulis “Bagaimana ____.” Sekarang, isi pada bagian yang kosong. Anda sudah memiliki headline pertama Anda. Jika Anda tidak bisa memperbaikinya, Anda masih memiliki final headline. “Bagaimana” adalah teknik yang paling banyak digunakan, dan berhasil.
  • Mempelajari cover majalah. Majalah cosmopolitan atau populer adalah harta karun yang berisi headline. Penulis terbaik membuat teaser headline pada cover sehingga orang-orang menjadi penasaran dan betah untuk membaca. Perhatikan bagaimana mereka tanpa malu-malu mengulang trik yang sama. Anda pasti tidak ingin melewatkan template headline dan memasukkannya ke dalam tas trik Anda.
  • Ajukan pertanyaan. Ingin membuat orang agar terus membaca? Ajukan pertanyaan yang provokatif, on-topik, merangsang keingintahuan. Anda akan menimbulkan rasa gatal dan tebak apa yang terjadi selanjutnya?
  • Nyatakan masalah. Beritahu pembaca apa masalah mereka. Buatlah sengatan. Mereka yang menderita akan yakin untuk tetap berada di sekitar Anda untuk mendapatkan solusi.
  • Fokuskan waktu. Siapa yang tidak ingin tahu bagaimana menggunakan waktu mereka lebih bijaksana? Sepertinya jawaban tidak diperlukan. Cobalah berbicara dengan komoditas pembaca Anda.
  • Gunakan angka. Angka pada headline akan menarik minat pembaca.
  • Mengambil posisi yang berlawanan. Orang cenderung melakukan hal yang berlawanan dari apa yang disarankan untuk mereka. Gunakan kata seperti jangan, tidak boleh, dll. Ketika Anda menerapkannya, coba pantau tindakan mereka selanjutnya.
  • Menyampaikan rasa memiliki. Ini adalah cara klasik untuk headline atau judul buku Anda. Tulis judul yang meyakinkan pembaca bahwa mereka telah berada tempat yang tepat.
  • Menginspirasi. Menjanjikan outcome yang sukses adalah taktik headline yang sangat kuat.
  • Membuat headline yang banyak. Cobalah semua ide yang sudah didapat. Berlatih menmbuat headline yang kuat akan memompa kinerja otak Anda. Buatlah daftar, kurangi, lalu perbaiki.

Lead

Lead-Generation

Lead merupakan kalimat atau paragraph pertama Anda. Bisa diibaratkan seperti penumpang yang data memimpin penumpang lainnya agar mengikuti. Untuk alasan ini, Anda akan menemukan tips yang saling melengkapi dengan headline. Anda memiliki banyak pilihan untuk menggunakan lebih banyak kata lagi.

  • Membuka dengan empati. Ajak pembaca Anda ke dalam cerita. Tunjukkan kepada pembaca Anda bahwa Anda bersama mereka dari awal mereka masuk. Buat pembaca menganggukkan kepala dan biarkan mesin dalam kepala mereka berpikir, “Ya, ini adalah tantangan yang sebenarnya dalam hidup saya. Saya bersama Anda.”
  • Ciptakan rasa penasaran. Anda bisa menciptakan rasa penasaran dengan pertanyaan atau cerita singkat. Anda mungkin membuat pernyataan berani. Buat sedikit ketegangan dengan memperkenalkan beberapa konflik dan petunjuk, kemudian berikan solusi ketika sudah waktunya tiba.
  • Buat janji. Ini adalah cara yang membuat Anda jujur, tetapi efektif, perkenalan. Sampaikan kepada para pembaca apa yang bisa didapat – sebagai pengantar janji.
  • Perkuat masalah. Jika headline Anda memperkenalkan satu masalah, Anda mungkin bisa memperkuatnya pada di dalam lead secara spesifik atau dengan contoh.
  • Gunakan quotes. Anda bisa mengatur stage secara cepat dengan quote yang relevan.
  • Beri kejutan kepada pembaca. Tulis sesuatu yang berani, kontroversial, atau mengejutkan.
  • Atur tone. Anda akan menciptakan antisipasi dengan memperjelas kemana arah Anda akan pergi. Apakah potongan Anda akan menjadi masalah atau solusi? Narasi? Pendapat? Jadikan layout.
  • Akhiri pemasanan. Ketika Anda selesai dengan paragraph pertama, Anda akan menemukan paragraph berikutnya memiliki poin yang lebih baik daripada yang sebelumnya. Copywriter cenderung membuat potongan secara sengaja dari paragraph pertama ke kedua.
  • Tulis lead Anda belakangan. Menulis lead bisa menjadi sangat menyebalkan. Lewati dulu. Tulis copyan terlebih dahulu baru kembali lagi ke lead. Hal ini akan memperjelas di mana Anda harus memulai.

Content

Content_-_spraypaint_logo

Ada ungkapan yang mengatakan, copywriting menjual dan menulis content akan mengajarkan. Mungkin memang demikian, tapi kita akan mengatur perbedaanya di sini serta fokus pada engagement dan seni persuasi umum untuk berbagai style copy marketing yang Anda tulis.

  • Jelas. Sebuah kata tertentu atau frase akan mendorong pembaca ke page Anda. Jadi Anda harus menggunakan kata yang jelas dan mudah dimengerti.
  • Fokus kepada pembaca. Pembaca bukanlah sekedar untuk siapa Anda menuliskan content, tetapi mereka adalah yang Anda tulis. Tetaplah fokus pada pembaca.
  • Menjawab pertanyaan. Sederhananya, tuliskan hal relevan yang membuat perbedaan untuk pembaca Anda. Anda harus menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka.
  • Mengatasi keberatan. Saat Anda menempatkan diri ke dalam pikiran pembaca, dengarkan kalimat seperti “Ya, tapi…” Persuasi akan membantu Anda untuk mengatasi keberatan.
  • Mengarahkan ketakutan. Anda akan menyadari di balik pertanyaan dan keberatan ada ketakutan tersendiri. Tenangkan mereka.
  • Fokus pada outcome. Kemana pun Anda membawa pembaca Anda, jagalah tujuan akhir dalam pikiran.
  • Jangan berasumsi mereka tahu apa yang Anda ketahui. Jalan pikiran orang pasti berbeda, ketika menyampaikan sesuatu yang Anda sudah tahu, sampaikan juga kepada para pembaca. Dengan cara menjelaskan.
  • Berikan alasan untuk merespon sekarang. Ini tentang konversi. Anda sangat jarang mengubah sistem kepercayaan pembaca. Tantangan Anda adalah untuk membuat mereka percaya bahwa mereka harus bertindak sekarang.
  • Soroti kemudahan. Pembaca Anda mencari jalan yang cepat dan mudah. Bimbing mereka ke arah itu.
  • Masukkan cerita pribadi. Orang sangat suka membaca tentang kisah orang lain. Berikan karakter yang dapat terhubung dengan mereka.
  • Tawarkan keekslusifan. Ketika Anda menawarkan sesuatu yang terbatas dan ekslusif, apa yang Anda tawarkan menjadi lebih diinginkan oleh pembaca.

Kesimpulan

1-f4r1HkREdQqp-o7D5AS9Ng

Waktunya untuk membungkus semua. Eits! Maksudnya adalah membungkus semau bagian yang Anda tulis.

  • Call to action. Beritahu pembaca Anda secara jelas dan spesifik apa yang harus dilakukan selanjutnya.
  • Berikan action value. Menegaskan kembali action value, rewardnya. Sebuah call to action yang umum seperti “submit” atau “klik” akan kalah jika dibandingkan ketika Anda memberi sebuah alasan.
  • Mengecilkan. Jika Anda meminta hal yang kecil, Anda akan mendapatkan lebih banyak. Cobalah untuk membuat apa yang diajukan terasa kecil, sehingga orang dengan senang hati melakukan action.
  • Menggunakan price anchoring. Alasan mengapa Anda sering melihat harga paket yang small/medium/large adalah cara itu sangat efektif dalam menjual.
  • Mengusulkan solusi yang populer. Ketika menu menyediakan “barang-barang yang paling populer,” orang memilihnya.
  • Menghapus risiko. Setiap kali Anda dapat menghapus risiko, lakukan. Tidak bisa menghapusnya? Cobalah untuk mengurangi itu.
  • Ketika Anda membuat titik, berhentilah. Tidak ada yang lebih lanjut.
  • Akhiri dengan semangat. Anda pasti memiliki keinginan agar pembaca datang kembali. Letakkan beberapa pemikiran Anda ke dalam frase. Tulislah dengan penuh semangat.

Sudah Selesai?

Ok! Artikel mengembangkan dan mengasah skill copywriting kali ini cukup sampai di sini dulu. Eits! Bukan berarti pembahasannya selesai, masih ada lanjutannya!

Sambil menunggu bagian ke 2 artikel mengembangkan dan mengasah skill copywriting berikutnya, Anda bisa membaca artikel lainnya seperti :

Sampai bertemu di artikel selanjutnya!

Bagikan pengalaman Anda dalam mempelajari copywriting atau yang berhubungan dengan topik ini kepada Digitalmarkerter.id dan pembaca lainnya, dengan mengisi kolom di bawah ini!


Bagikan artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>